perdana nst - lembar padangbai

PT. Jembatan Nusantara memulai perjalanan pada tanggal 16 Februari 1976 dengan nama PT. Jembatan Madura. Mengawali dengan 2 armada kapal, PT. Jembatan Madura berfokus melayani angkutan laut bagi penumpang dan kendaraan di lintas Ujung Kamal. Pengembangan perusahaan semakin terlihat pada tahun 1985 dengan hadirnya manajemen baru di PT. Jembatan Madura yang berhasil menjangkau hingga 10 lintas provinsi yang tersebar dari Provinsi Lampung, Banten, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Langkah perusahaan untuk melebarkan lintasan hingga menjangkau seluruh wilayah Indonesia, menjadi katalis perubahan besar perusahaan pada tahun 2012; PT. Jembatan Madura berganti nama menjadi PT. Jembatan Nusantara. Langkah ini diambil untuk semakin menegaskan tujuan utama perusahaan yang tidak hanya terbatas pada menghubungkan beberapa provinsi saja, tetapi juga menghubungkan keseluruhan wilayah Nusantara yang terbentang dari Barat hingga Timur. Kini PT. Jembatan Nusantara tersedia di 37 wilayah Indonesia (Merak, Bakauheni, Bardan, Siantan, Air Putih, Sei Selari, Batam, Bintan, Tanjung Api Api, Muntok, Bajoe, Kolaka, Ujung, Kamal, Balikpapan, Mamuju, Batulicin, Tanjung Serdang, Kariangau, Penajam, Gorontalo, Pagimana, Lembar, Padangbai, Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, Pototano, Sape, Labuan Bajo, Surabaya, Banjarmasin, Pare Pare, Makassar, Ende, Jakarta, dan Pontianak) dengan 56 Armada yang siap mengantarkan setiap penumpang dan kendaraan ke wilayah tujuan.

VISI

MISI

Menjadi perusahaan transportasi laut dan kendaraan terbaik, terbesar dan terkemuka di nusantara.

Sebagai perusahaan pelayaran yang terus menerus berkomitmen dalam menjaga keselamatan penumpang dan awak kapal, mengikuti perkembangan teknologi dan memberikan kepastian kenyamanan waktu berlayar.